Kumpulan cerita anal bontot No sign up sexcam rooms

Kumpulan cerita anal bontot

“Tapi awas kalo lo coba-coba ngajak gue ke tempat tidur” ancam Dea ke Roy. nggak lah” jawab Roy salah tingkah dan bingung (Lah rugi dong gue, kali pikir si Roy). Di kelas, Dea langsung menghampiri seorang cewek yang masih sibuk dengan HPnya. Ketika Donna berdiri untuk menyalami kedua mahkluk menyedihkan itu, Ethan bisa menikmati seluruh lekuk tubuhnya. Tapi, kelihatannya mancung” terawang Ethan sambil curi-curi pandang ke toked Donna yang tidak terlalu jelas terlihat karena Donna menggunakan kemeja putih agak longgar lengan panjang yg dilipat sampai ke siku. Membuat Dea menggelinjang-gelinjang dan membalas dengan gigitan kecil ke lengan Roy. Bahkan kadang-kadang jari tengahnya kaya menekan-nekan di area lubang pantatnya.

Dea juga membalas dengan menghadiahi Ethan cubitan bertubi-tubi. Tapi di lantai 2, mata & radar Ethan yang awas menangkap gerakan mahkluk sexy. Tapi kok gw kaya kenal nih cewek”pikir Ethan sambil berjalan menghampiri seorang cewek yang sedang melihat-lihat lampu duduk. “Lah, emang napa sama si Roy & Dea” Tanya Ethan antusias (yang masih berusaha ditutup-tutupi ambisinya). Di situ Ethan melihat si Dea bergelayutan ke lengan Roy. Sekarang itungin jam, udah bisa remes-remes bokong. Sesampainya di Ace Hardware, Ethan langsung naik ke lantai 3 menuju tempat dijualnya peralatan untuk kamar mandi dan toilet. Sepanjang waktu itu Ethan mulai menebarkan jurus-jurus andalannya agar si Donna terpikat. Tiba-tiba ucapan Donna berikutnya mengagetkan Ethan “Than, lo aja yang nganterin gue pulang ya”. Dipojokan rak-rak yang tinggi, Ethan baru sadar makna ucapan Donna. “Bentar lagi gue rasa kepala si Roy udah nyusup ke selangkangan si Dea” analisis Ethan dengan tajam. “Dikit lagi ya Yang” ujar Ethan sambil mulai mengeluar-masukkan kontholnya. Sambil memeluk guling, Dea mengangkat pantatnya yang bulat tinggi-tinggi sambil membuka pahanya lebar-lebar. Sebelum berangkat, Ethan menikmati pemandangan tubuh bugil Dea yang tertidur pulas. Mata Ethan cepat menyisiri areal kampus, mencari-cari teman-temannya. Jepitan Roy semakin keras “Bukan itu maksud gue buduk! ” Mimik memelas Ethan langsung muncul “Aduh sory SOb. Ya mana tahan gue.” Roy jelas-jelas tidak terima dengan penjelasan Ethan yang tidak bertanggung jawab “Pokoknya, ntar sore lo harus makcomblangin gw ama die. Di koridor menuju areal parkir mereka berpapasan dengan cewek berambut pendek brunette yang sexy. Ethan memutar tubuh Dea, menginginkan posisi semi Doggy. Tapi Dea tidak membalas, karena sudah jatuh tertidur. Sambil-sambil cengar-cengir puas, Ethan mandi dan bersiap-siap cabut dari kos Dea. Berbagai macam mahasiwa dan mahasiswi sibuk berkeliaran di koridor atau berkumpul duduk-duduk di plasa. Ngapain pake tank top pas minta temenin Gue nyari buku kemarin. Ethan sedikit kurang termotivasi jalan ke Fak Psikologi karena kurangnya insentif buat dirinya). Vani yang hari itu memakai halter neck ungu tanpa lengan dengan celana jeans skinny gelap sehingga pantatnya yang montok tercetak jelas malah hanya meleletkan lidah ke arah Ethan sambil berlalu cuek (siapakah Vani? Gue bayarin lo full time di ******** kalo lo bisa bawa Vani ke tempat tidur” tantang Roy. Melihat Dea datang, Roy langsung meremas tangan Ethan kuat-kuat.

kumpulan cerita anal bontot-62kumpulan cerita anal bontot-87kumpulan cerita anal bontot-25

Dengan berlari centil, kedua cowok mesum ini langsung menghampiri Dea dan temannya. “Tapi, dengan body se-hot , tampang udah jadi no3″ batin Ethan.

Join our conversation (29 Comments).
Click Here To Leave Your Comment Kumpulan cerita anal bontot.

Comments:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *